Kalkulator ekstraksi espresso

Catat dosis, massa minuman, dan waktu shot untuk membaca rasio, aliran, dan hasil ekstraksi opsional dari bacaan TDS refraktometer.

Gelas shot

Jendela klasik

Waktu 28s 1:1 1:2 1:3 Rasio 1:2.00 Pada garis 1:2
Normale Khas Aliran 1.29 g/s EY Tanpa TDS

Profil shot

Dosis
g
Di cangkir
g
Isi sampai
Waktu shot
s
Preinfusi
Bacaan refraktometer
%
Zoom 100%
Studio Utilitas

Ingin utilitas ini di situs Anda?

Sesuaikan warna dan mode gelap untuk WordPress, Notion, atau situs Anda sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Rasio seduh apa yang harus saya pakai untuk espresso?

Titik awal specialty yang umum adalah 1:2 menurut massa, misalnya 18 g masuk dan 36 g di cangkir. Rasio lebih pendek seperti 1:1.1 masuk gaya ristretto. Rasio lebih panjang seperti 1:3 masuk gaya lungo. Itu jendela perencanaan, bukan satu resep yang benar.

Bagaimana hasil ekstraksi espresso dihitung?

Persen hasil sama dengan persen TDS kali massa minuman dalam gram, dibagi dosis kering. Bacaan TDS 10 persen pada 36 g dari 18 g adalah hasil 20 persen. Tanpa TDS terukur, alat ini tidak mengarang angka itu.

Mengapa waktu shot bukan hasil ekstraksi?

Waktu dan aliran menggambarkan seberapa cepat air melewati puck. Hasil ekstraksi menggambarkan berapa banyak kopi kering yang larut di cangkir. Shot 1:2 cepat dan 1:2 lambat bisa berbagi rasio dan tetap mengekstrak berbeda. Diagnosis rasa ada di alat lain.

Haruskah saya memasukkan preinfusi ke waktu shot?

Masukkan bacaan timer total, lalu isi preinfusi terpisah jika mesin merendam puck sebelum aliran penuh. Waktu kontak adalah total dikurangi rendaman itu, dan aliran memakai kontak itu agar rendaman panjang tidak tampak seperti shot lambat.

# Apa yang benar benar diukur kalkulator espresso ini

Resep espresso lebih mudah diulang jika ditulis sebagai massa dan waktu. Rasio seduh adalah massa minuman dibagi dosis kering. Dosis 18 g yang menghasilkan 36 g di cangkir adalah shot 1:2. Waktu kontak adalah bacaan timer dikurangi preinfusi. Laju aliran adalah massa minuman dibagi waktu kontak itu.
Timbang cangkirnya, jangan percaya mililiter
Crema dan suhu membuat bacaan volume berisik. Resep specialty hampir selalu memakai gram masuk dan gram keluar. Jika hanya punya tanda volume, anggap 1 ml kira kira 1 g dan pindah ke timbangan segera.
1:2 Rasio awal yang umum
20 sampai 32 s Jendela kontak khas
18 sampai 22% Pita hasil yang sering dikutip

# Gaya shot dari rasio seduh

Label ristretto, normale, dan lungo adalah keluarga rasio, bukan skor rasa. Alat ini memakai batas massa dekat 1:1.5 dan 1:2.5 karena banyak bar specialty menulis resep begitu. Definisi volume Italia tradisional berbeda dan tidak dipakai di sini.
Gaya Rasio massa Contoh pada 18 g Apa yang ditunjukkan gelas
RistrettoDi bawah 1:1.5Sekitar 20 g keluarIsian duduk dekat tanda 1:1
Normale1:1.5 sampai 1:2.536 g keluar pada 1:2Cairan menyentuh garis emas 1:2 saat waktu khas
LungoDi atas 1:2.5Sekitar 54 g keluarIsian naik menuju tanda 1:3
TurboSering dekat 1:2.240 g keluar dalam sekitar 15 sTempo cepat, tetap resep terukur

# Hasil ekstraksi butuh bacaan TDS

Total padatan terlarut (TDS) adalah kekuatan minuman, biasanya dibaca dengan refraktometer. Hasil ekstraksi adalah bagian kopi kering yang larut. Hubungan di sini adalah identitas bagan seduh yang sama dibahas Specialty Coffee Association: persen hasil sama dengan persen TDS kali massa minuman dibagi dosis.
  • Bisa diukur tanpa TDS: dosis, massa minuman, rasio, waktu shot, preinfusi, waktu kontak, dan aliran.
  • Hanya bisa diukur dengan TDS: hasil ekstraksi. TDS 9.5 persen pada 36 g dari 18 g adalah hasil 19 persen.
  • Bukan diagnosis rasa: asam, pahit, atau hampa meminta gilingan, suhu, dan siapan puck. Pakai alat diagnosis rasa untuk pekerjaan itu.
  • Bukan spesifikasi pabrik: keranjang, sangrai, dan mesin mengubah shot yang paling enak. Perlakukan 18 sampai 22 persen sebagai pita perencanaan yang dikutip, bukan lulus atau gagal.

Cara memakai laboratorium shot

Pilih profil atau atur dosis, minuman, dan waktu dari timbangan dan timer.
Lihat gelas terisi sampai tanda 1:1, 1:2, dan 1:3 saat rasio dan tempo berubah.
Aktifkan TDS hanya setelah bacaan refraktometer jika ingin hasil ekstraksi.

Referencias Bibliográficas