# Menghitung rentang kecepatan dari bekas rem
Sepeda motor sering meninggalkan satu bekas rem belakang yang jelas, bekas rem depan yang lebih samar, atau cetakan ABS yang terputus-putus. Ukur bagian roda yang terkunci sepenuhnya, bukan seretan bodi sepeda motor setelah terjatuh di jalan raya.# Model perhitungan fisika dan rumus
Model kerja didasarkan pada keseimbangan energi gesekan: kecepatan adalah akar kuadrat dari dua kali gravitasi dikali faktor gesekan dikali panjang bekas rem. Kemiringan jalan berfungsi sebagai komponen vektor. Jalan menanjak membantu penghentian, sedangkan jalan menurun mengurangi hambatan efektif.- Panjang dikonversi ke meter secara internal untuk menjaga kesetaraan fisik.
- Pilihan permukaan menyediakan koefisien gesekan ban terkunci standar.
- Penggunaan rem depan dan belakang menerapkan efisiensi pengereman sesuai standar distribusi beban.
- Penggunaan rem yang tidak diketahui memperluas rentang dari asumsi rem belakang ke kedua rem.
Ukur hanya ban yang terkunci
Mulailah pengukuran pada bayangan atau garis pertama ban terkunci dan berhentilah di tempat rotasi berlanjut atau benturan terjadi. Jangan tambahkan jarak terseretnya rangka motor.# Koefisien gesekan standar permukaan jalan
| Permukaan | Gesekan Rata-rata | Rentang Gesekan |
|---|---|---|
| Aspal kering | 0.70 | 0.55 hingga 0.85 |
| Aspal basah | 0.50 | 0.35 hingga 0.65 |
| Beton kering | 0.75 | 0.60 hingga 0.90 |
| Kerikil | 0.50 | 0.35 hingga 0.70 |
| Tanah atau rumput | 0.40 | 0.25 hingga 0.55 |
| Es | 0.10 | 0.05 hingga 0.18 |