Kalkulator Kecepatan Bekas Rem Motor

Estimasi rentang kecepatan sepeda motor dari panjang bekas rem, gesekan permukaan, dan kemiringan jalan. Alat simulasi edukasi fisika dan analisis kecelakaan.

Metrik / Imperial
Rem terkunci
Estimasi kecepatan pada bekas rem
56.6 km/h
51.2 to 62.0 km/h

Permukaan jalan

Koefisien gesekan
Kemiringan 0%
Zoom 100%
Studio Utilitas

Ingin utilitas ini di situs Anda?

Sesuaikan warna dan mode gelap untuk WordPress, Notion, atau situs Anda sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang ditunjukkan oleh bekas rem ?

Bekas rem roda terkunci mencatat jarak yang dibutuhkan untuk menghentikan energi kinetik setelah rotasi ban berhenti. Persamaan fisika memberikan kecepatan minimum pada awal tanda yang terlihat, bukan kecepatan jelajah sebelum pengendara pertama kali menyentuh rem.

Mengapa hasilnya berupa rentang kecepatan ?

Gesekan permukaan memiliki ketidakpastian, pengereman sepeda motor terbagi antara roda depan dan belakang, dan kemiringan jalan mengubah hambatan efektif. Estimator memvariasikannya untuk memberikan nilai rendah, sedang, dan tinggi.

Apakah bisa digunakan untuk laporan kecelakaan resmi ?

Tidak. Rekonstruksi resmi membutuhkan pengukuran dinamometer di lokasi kejadian, analisis ABS, bekas seretan, dan penyidik terlatih. Alat ini dirancang sebagai laboratorium fisika untuk pembelajaran.

Apa bedanya dengan kalkulator jarak pengereman ?

Kalkulator jarak pengereman mulai dari kecepatan dan menghitung jarak tempuh. Alat ini mulai dari bekas rem karet yang diukur dan menghitung mundur ke rentang kecepatan tanpa memperhitungkan waktu reaksi.

# Menghitung rentang kecepatan dari bekas rem

Sepeda motor sering meninggalkan satu bekas rem belakang yang jelas, bekas rem depan yang lebih samar, atau cetakan ABS yang terputus-putus. Ukur bagian roda yang terkunci sepenuhnya, bukan seretan bodi sepeda motor setelah terjatuh di jalan raya.

# Model perhitungan fisika dan rumus

Model kerja didasarkan pada keseimbangan energi gesekan: kecepatan adalah akar kuadrat dari dua kali gravitasi dikali faktor gesekan dikali panjang bekas rem. Kemiringan jalan berfungsi sebagai komponen vektor. Jalan menanjak membantu penghentian, sedangkan jalan menurun mengurangi hambatan efektif.
  • Panjang dikonversi ke meter secara internal untuk menjaga kesetaraan fisik.
  • Pilihan permukaan menyediakan koefisien gesekan ban terkunci standar.
  • Penggunaan rem depan dan belakang menerapkan efisiensi pengereman sesuai standar distribusi beban.
  • Penggunaan rem yang tidak diketahui memperluas rentang dari asumsi rem belakang ke kedua rem.
Ukur hanya ban yang terkunci
Mulailah pengukuran pada bayangan atau garis pertama ban terkunci dan berhentilah di tempat rotasi berlanjut atau benturan terjadi. Jangan tambahkan jarak terseretnya rangka motor.

# Koefisien gesekan standar permukaan jalan

Permukaan Gesekan Rata-rata Rentang Gesekan
Aspal kering0.700.55 hingga 0.85
Aspal basah0.500.35 hingga 0.65
Beton kering0.750.60 hingga 0.90
Kerikil0.500.35 hingga 0.70
Tanah atau rumput0.400.25 hingga 0.55
Es0.100.05 hingga 0.18
Ini adalah nilai referensi pembelajaran untuk karet yang terseret terkunci di jalan. Uji gesekan langsung di tempat kejadian selalu lebih akurat daripada tabel standar.

# Pengaruh distribusi pengereman sepeda motor

Sebagian besar sepeda motor memiliki kontrol depan dan belakang yang terpisah. Bekas rem belakang tunggal tidak berarti pengendara menggunakan seluruh cengkeraman yang tersedia. Oleh karena itu, alat ini memungkinkan Anda memilih kedua rem, depan, belakang, atau tidak diketahui.

Model edukasi dan simulasi

Edukasi
Sistem ABS, keausan ban, beban, dan benturan di ujung bekas rem semuanya mengubah kecepatan sebenarnya. Jika faktor gesekan jalan menurun mencapai nol, kalkulator akan menolak memberikan angka.