Lab Probabilitas Kecocokan Profil DNA

Pelajari bagaimana frekuensi alel dan aturan Hardy-Weinberg membentuk probabilitas kecocokan acak profil DNA untuk pembelajaran.

Susun profil

Gunakan preset pembelajaran atau buka setiap lokus untuk mengubah alel dan frekuensi populasinya.

5 lokus
D3S1358 15 / 16
vWA 16 / 17
FGA 21 / 24
D8S1179 12 / 13
TH01 6 / 9.3

Simulator pendidikan. Tidak mengidentifikasi orang, memvalidasi kasus, atau menggantikan perhitungan laboratorium.

Jejak sinyal

Jejak profil

Dua puncak menunjukkan dua alel yang dimasukkan pada setiap lokus. Tingginya hanya petunjuk visual frekuensi, bukan sinyal laboratorium.
Alel A Alel B Tinggi puncak mengikuti frekuensi
Probabilitas kecocokan acak -

-

-

-

Perhitungan tiap lokus
LokusGenotipeAturanFrekuensi genotipe
D3S135815 / 162pq4.16%
vWA16 / 172pq7.92%
FGA21 / 242pq1.54%
D8S117912 / 132pq6.00%
TH016 / 9.32pq11.34%
Zoom 100%
Studio Utilitas

Ingin utilitas ini di situs Anda?

Sesuaikan warna dan mode gelap untuk WordPress, Notion, atau situs Anda sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti probabilitas kecocokan acak?

Ini memperkirakan peluang orang tidak berkerabat yang dipilih secara acak memiliki profil yang dimasukkan menurut frekuensi dan asumsi terpilih. Ini bukan probabilitas kesalahan atau asal sampel tertentu.

Bagaimana frekuensi genotipe dihitung?

Untuk homozigot digunakan p². Untuk heterozigot digunakan 2pq, lalu frekuensi setiap lokus dikalikan.

Mengapa frekuensi preset bersifat sintetis?

Preset adalah contoh kecil untuk belajar. Pekerjaan forensik memerlukan basis data populasi yang tervalidasi, representatif, dan terdokumentasi.

Apakah alat ini membandingkan dua orang?

Tidak. Alat ini tidak menerima sampel biologis, tidak membandingkan profil, dan tidak mengidentifikasi siapa pun; alat ini hanya mengeksplorasi model matematika.

Mengapa probabilitas kecil bukan putusan?

Tafsir bergantung pada basis data, pemilihan, kualitas profil, asumsi, dan penilaian profesional.

# Kalkulator probabilitas kecocokan profil DNA

Lab probabilitas profil DNA ini membantu pelajar dan pembaca umum memahami bagaimana profil STR autosomal kecil menjadi probabilitas dalam model genetika populasi yang disederhanakan. Masukkan dua alel dan frekuensinya untuk setiap lokus. Kalkulator menerapkan aturan Hardy-Weinberg lalu mengalikan frekuensi lokus untuk menampilkan kecocokan acak sebagai contoh pembelajaran.

# Cara kerja aturan genotipe

Pola profil Perhitungan Makna
Dua alel samaFrekuensi alel dikalikan dengan dirinya sendiri.
Dua alel berbeda2pqKedua frekuensi alel dikalikan lalu digandakan.
Beberapa lokus independen×Setiap lokus menyumbang frekuensi gabungan profil.
Antarmuka menjaga proses tetap terlihat: jejak menunjukkan alel yang dimasukkan, tabel menunjukkan setiap frekuensi genotipe, dan hasil akhir ditulis sebagai satu banding pangkat sepuluh. Homozigot menggunakan p², sedangkan heterozigot menggunakan 2pq. Preset sengaja memakai nilai sintetis untuk belajar, bukan basis data populasi resmi.

# Mengapa frekuensi populasi penting

Frekuensi alel adalah perkiraan dari basis data populasi. Populasi rujukan, cara pengambilan sampel, ukuran basis data, kekerabatan, substruktur populasi, dan validasi memengaruhi tafsir. Jika frekuensi menggambarkan populasi yang relevan, profil merupakan sumber tunggal yang bersih, dan lokus dianggap independen, produk ini memperkirakan frekuensi profil pada orang acak yang tidak berkerabat. Perubahan asumsi mengubah makna hasil.Hasil ini adalah pernyataan bersyarat berdasarkan nilai yang dimasukkan. Model tidak mempertimbangkan pemilihan tersangka, orang yang berkerabat, campuran, atau pengaruh pencarian basis data. Karena itu, contoh pembelajaran harus selalu dibaca bersama populasi, metode, dan ketidakpastiannya. Untuk latihan yang baik, pilih satu preset terlebih dahulu, ubah hanya satu lokus, lalu amati perubahan pada tabel dan probabilitas akhir. Dengan cara ini terlihat bahwa alel langka dapat mengubah kontribusi sebuah lokus secara besar. Catat nilai yang dimasukkan, asal frekuensi, dan asumsi independensi yang disederhanakan. Tampilan ini cocok untuk kelas, belajar mandiri, dan penjelasan transparan tentang langkah perhitungan, bukan untuk pendapat forensik.
  • Satu populasi: Jangan mencampur frekuensi dari basis data yang tidak sebanding.
  • Asumsi terlihat: Lab ini mengasumsikan orang tidak berkerabat dan lokus independen secara sederhana.
  • Pisahkan probabilitas dan identitas: Profil langka bukan bukti sumber atau kesalahan.
  • Dokumentasikan data: Laporan formal memerlukan sumber, metode, ketidakpastian, dan tafsir.

# Batasan pendidikan

Gunakan sebagai model, bukan putusan
Probabilitas kecocokan acak yang kecil bukan bukti identitas atau kesalahan. Gunakan alat ini untuk menjelaskan aritmetika dan tampilkan sumber data, populasi, asumsi, serta ketidakpastiannya.
Dalam kasus nyata, pemilihan orang, basis data, campuran profil, substruktur populasi, dan interpretasi ahli juga harus didokumentasikan. Aplikasi kecil ini tidak menganalisis elektroferogram, tidak memperbaiki substruktur, tidak menghitung rasio kemungkinan, dan tidak mencari basis data DNA.

Referencias Bibliográficas