# Kalkulator probabilitas kecocokan profil DNA
Lab probabilitas profil DNA ini membantu pelajar dan pembaca umum memahami bagaimana profil STR autosomal kecil menjadi probabilitas dalam model genetika populasi yang disederhanakan. Masukkan dua alel dan frekuensinya untuk setiap lokus. Kalkulator menerapkan aturan Hardy-Weinberg lalu mengalikan frekuensi lokus untuk menampilkan kecocokan acak sebagai contoh pembelajaran. # Cara kerja aturan genotipe
| Dua alel sama | p² | Frekuensi alel dikalikan dengan dirinya sendiri. |
| Dua alel berbeda | 2pq | Kedua frekuensi alel dikalikan lalu digandakan. |
| Beberapa lokus independen | × | Setiap lokus menyumbang frekuensi gabungan profil. |
Antarmuka menjaga proses tetap terlihat: jejak menunjukkan alel yang dimasukkan, tabel menunjukkan setiap frekuensi genotipe, dan hasil akhir ditulis sebagai satu banding pangkat sepuluh. Homozigot menggunakan p², sedangkan heterozigot menggunakan 2pq. Preset sengaja memakai nilai sintetis untuk belajar, bukan basis data populasi resmi. # Mengapa frekuensi populasi penting
Frekuensi alel adalah perkiraan dari basis data populasi. Populasi rujukan, cara pengambilan sampel, ukuran basis data, kekerabatan, substruktur populasi, dan validasi memengaruhi tafsir. Jika frekuensi menggambarkan populasi yang relevan, profil merupakan sumber tunggal yang bersih, dan lokus dianggap independen, produk ini memperkirakan frekuensi profil pada orang acak yang tidak berkerabat. Perubahan asumsi mengubah makna hasil.Hasil ini adalah pernyataan bersyarat berdasarkan nilai yang dimasukkan. Model tidak mempertimbangkan pemilihan tersangka, orang yang berkerabat, campuran, atau pengaruh pencarian basis data. Karena itu, contoh pembelajaran harus selalu dibaca bersama populasi, metode, dan ketidakpastiannya. Untuk latihan yang baik, pilih satu preset terlebih dahulu, ubah hanya satu lokus, lalu amati perubahan pada tabel dan probabilitas akhir. Dengan cara ini terlihat bahwa alel langka dapat mengubah kontribusi sebuah lokus secara besar. Catat nilai yang dimasukkan, asal frekuensi, dan asumsi independensi yang disederhanakan. Tampilan ini cocok untuk kelas, belajar mandiri, dan penjelasan transparan tentang langkah perhitungan, bukan untuk pendapat forensik. -
Satu populasi: Jangan mencampur frekuensi dari basis data yang tidak sebanding.
-
Asumsi terlihat: Lab ini mengasumsikan orang tidak berkerabat dan lokus independen secara sederhana.
-
Pisahkan probabilitas dan identitas: Profil langka bukan bukti sumber atau kesalahan.
-
Dokumentasikan data: Laporan formal memerlukan sumber, metode, ketidakpastian, dan tafsir.
# Batasan pendidikan
Gunakan sebagai model, bukan putusan
Probabilitas kecocokan acak yang kecil bukan bukti identitas atau kesalahan. Gunakan alat ini untuk menjelaskan aritmetika dan tampilkan sumber data, populasi, asumsi, serta ketidakpastiannya. Dalam kasus nyata, pemilihan orang, basis data, campuran profil, substruktur populasi, dan interpretasi ahli juga harus didokumentasikan. Aplikasi kecil ini tidak menganalisis elektroferogram, tidak memperbaiki substruktur, tidak menghitung rasio kemungkinan, dan tidak mencari basis data DNA.