# Aerodinamika Rasio Daya Dorong Terhadap Berat Drone FPV
Rasio daya dorong terhadap berat (TWR) menentukan akselerasi dan kelincahan terbang multirotor. Pada freestyle dan balap FPV, cadangan daya yang memadai memungkinkan pilot menghentikan dive bebas dan bermanuver di celah sempit dengan presisi.# Klasifikasi Drone FPV dan Tolok Ukur Kinerja
| Platform | Berat AUW Tipikal | Target TWR | Throttle Saat Hover | Akselerasi 0 ke 100 | Sudut Kamera |
|---|---|---|---|---|---|
| 1S TinyWhoop (65mm) | 32g | 4.5 banding 1 | 35 persen | 1.20 s | 15 hingga 25 derajat |
| 4S Freestyle 3.5" | 250g | 12.0 banding 1 | 24 persen | 0.28 s | 35 hingga 45 derajat |
| 6S Freestyle 5" Pro | 680g | 11.5 banding 1 | 25 persen | 0.30 s | 35 hingga 50 derajat |
| 6S Mountain LR 7" | 1150g | 8.3 banding 1 | 30 persen | 0.45 s | 20 hingga 30 derajat |
| 8S Cinelifter X8 | 4200g | 6.1 banding 1 | 38 persen | 0.70 s | 15 hingga 25 derajat |
# Respons Throttle Non-Linear dan Karakteristik Motor
Motor listrik menghasilkan gaya dorong secara eksponensial. Rentang 20 persen teratas dari pergerakan tuas throttle menghasilkan lebih dari 40 persen total daya dorong yang tersedia.- Zona hover (20 hingga 35 persen): Resolusi halus untuk kendali posisi dekat tanah.
- Zona jelajah (35 hingga 65 persen): Penerbangan maju stabil dengan konsumsi daya efisien.
- Zona throttle penuh (70 hingga 100 persen): Akselerasi vertikal maksimal dengan gaya G tinggi.